Welcome Folks!

Penolakan Proyek Pembangunan Apartemen Admiralty Residence

Nathania Septavy

25312257

3TB01

Dikutip dari wartakota.tribunnews.com mengenai warga Pondok Labu yang menolak dilanjutkannya proyek pembangunan apartemen admiralty residence yang terletak di Jl. RS. Fatmawati, Kompleks TNI AL No,1 Pondok Labu Jakarta Selatan. Penolakan pembangunan diungkapkan para sejumlah warga Pondok Labu dengan alasan kalau pembangunan sejumlah proyek tersebut dikhawatirkan dapat menyebabkan masalah sosial bagi masyarakat seperti pengerjaan proyek itu 24 jam tanpa henti dan juga ada sebagian rumah warga yang retak-retak serta kebanjiran akibat buangan air kearah perumahan warga, karena bukan hanya peninggian lahan proyek yang menyebabkan aliran air berubah, titik pembuangan air selama proses pembangunan mengarah ke permukiman warga menyebabkan air tanah permukiman warga menjadi tercemar.

Warga memprotes tentang perijinan pembangunan Apartemen tersebut karena tidak ada ijinnya, warga mengetahui bahwa perijinan tersebut untuk pembangunan perumahan TNI AL yang banyaknya 117 rumah 2 lantai, yang mengacu kepada surat ijin mendirikan bagunan nomor 5747/IMB/2007.

Dalam hal ini pihak mana yang bertanggung jawab dan apa tindakan dari pemilik proyek mengenai protes warga atas penolakan pembangunan? Setelah sekian lama warga mengeluhkan atau memprotes proyek pembangunan apartemen admiralty residence, akhirnya terjawab dengan difasilitasi oleh Dhany Sukma,selaku Camat Cilandak Pertemuan warga Rw.04 Kelurahan Pondok Labu Jakarta selatan dengan PT. HARMAS JALESVEVA/ADMIRALTY. Pertemuan tersebut dimasud untuk membahas tentang perizinan bagunan Apartemen PT HARMAS/ADMIRALTY dan rencana ganti rugi/perbaikan rumah warga yang rusak akibat dampak dari pembangunan tersebut.

Saat ini pengembang telah mengantongi Izin Pendahuluan dari Dinas Pengawasan dan Penertiban Bangunan Provinsi DKI Jakarta. Pada tanggal 28 November 2013, warga mendapat penjelasan dari Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah Provinsi DKI Jakarta, bahwa proposal Amdal yang diajukan pengembang masih dalam pembahasan. Merujuk pada Peraturan Gubernur Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta Nomor 129 Tahun 2012 Tentang Tata Cara Pemberian Pelayanan di Bidang Perizinan Bangunan. Bagaimana mungkin pengembang dapat diberikan IP menyeluruh tanpa adanya pengesahan rekomendasi amdal?

Warga berharap Gubernur dan Wakil Gubernur beserta jajaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dapat secara cermat melihat permasalahan ini dan mengambil langkah yang tepat untuk penyelesaiannya.

Pembangunan Perumahan Admiralty Residen, Pertokoan, Kantor, Apartemen dan fasiltasnya yang terletak di Jln. RS Fatmawati Pondok Labu Cilandak Jakarta selatan sudah berlangsung sejak 6 tahun yang lalu dan sudah beberapa rumah yang sudah jadi dan bahkan sudah ditempati oleh pemiliknya. Dan salah satu tower Apartemen Admiralty dengan 23 Lantai sudah berdiri kokoh hampir selesai pembangunannya dan direncanakan oleh pengembang akan membangun 14 tower lagi , Mall serta fasilitas yang lainnya.

Sumber:

http://wartakota.tribunnews.com/2014/11/13/warga-pondok-labu-tolak-pembangunan-kasawan-niaga-di-fatmawati

http://jakarta.kompasiana.com/sosial-budaya/2013/11/03/warga-rw-04-kelurahan-pondok-labu-menolak-dilanjutkannya-proyek-pembangunan-apartemen-admiralty-residece-607404.html

http://jakarta.kompasiana.com/layanan-publik/2013/12/14/pembangunan-apartemen-admiralty-mall-onebel-park-dan-fasilitas-lainnya-disegel-619347.html

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s